<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5001208900710043301</id><updated>2011-08-02T03:11:54.520+07:00</updated><title type='text'>KEBIJAKAN PENDIDIKAN</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>KEBIJAKAN PENDIDIKAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08575408162122869131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>10</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5001208900710043301.post-8459644717741698560</id><published>2011-04-01T23:23:00.000+07:00</published><updated>2011-04-01T23:24:25.554+07:00</updated><title type='text'>Buat saudaraku Bagus Sujiwo atau Lupeng Magnum</title><content type='html'>Buat saudaraku Bagus Sujiwo atau Lupeng Magnum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca bukumu “Takonology” bisa jadi aku belum katam. Apalagi membaca buku-bukumu yang lain. Lebih-lebih makalahmu tentang Jenius Writing ataupun catatan-catatan harianmu di beranda bukuraimu (Facebook).&lt;br /&gt;Tetapi yang jelas, dengan bekal beberapa saat bertemu, bekerja bersama, dan meresapi semangat dari dirimu aku mencoba membuat sebuah catatan kecil yang semoga bisa berguna buatku (tentunya) dan buatmu saudaraku.&lt;br /&gt;Yah aku mencoba membahas Takonology saja. Jika kata logy atau logos diartikan sebagai ilmu atau science maka masih memberikan ruang yang luas dan jalan yang panjang untuk perdebatan layak tidaknya ide-idemu disebut logos. Tetapi jika dipahami logy dalam takonologymu adalah tradisi, sebuah cara pandang, cara merenung atau cara memahami hidup ini, maka sebenarnya itu sudah cukup layak dijadikan logos. &lt;br /&gt;Saudaraku, kamu sudah membangun kembali sebuah tradisi purba dari filsafat ilmu yang dibangun oleh para filsuf besar seperti Socrates, Plato dan lainnya dimana, bertanya atau bahasa Jawanya “takon” menjadi kunci awal dari sebuah perkembangan dan pembangunan diri manusia. Tentu kamu sudah membaca kisah Socrates yang terkenal itu atau kisah Abu Nawas yang selalu menyulitkan Harun Al Rasyid memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.&lt;br /&gt;Bahkan Rasulullah SAW memenuhi langkah-langkah hidupnya dalam kerasulan juga dipenuhi dengan penuh tanya. Toh pada akhirnya, beliau mendapat jawaban “Bacalah” untuk menjawab itu semua. Tradisi itu begitu kuat dijalankan oleh Rasul SAW sehingga cukuplah dengan perintah “Bacalah” maka berbagai persoalan diajarkan oleh Allah kepada Nabi tercintanya. Tradisi inipun sudah dimulai dan dijalani oleh Ibrahim a.s. sebagai Bapak agama-agama sawami dengan tertatih-tatih mencari jawaban dengan membaca segala jawaban yang diberikan oleh Allah SWT melalui alam. &lt;br /&gt;Kisah-kisah mulia tersebut jangan melupakan kita pada kisah Saridin (dan tokoh ini aku yakin sangat dekat dirimu dan budaya masyarakatmu). Tanpa mengurangi derajat dan kehormatan beliau, tetapi lihatlah bagaimana tradisi yang dijalani itu selalu mendapat perlawanan seperi dari Sunan Kudus atau yang lain. &lt;br /&gt;Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Ibrahim bisa jadi ada kesamaan dengan yang dilakukan oleh Muhammad SAW, bisa juga berbeda dengan Saridin. Jawaban atau reaksi yang muncul juga tentu berbeda. &lt;br /&gt;Kamu sudah berusaha untuk membangun sebuah tradisi dan mencoba menata itu semua dengan kemampuanmu dengan harapan menghasilkan struktur atau cara yang tepat agar berbuah dan berhasil. Dan itu semua sudah kamu buktikan melalui Jenius Writing. &lt;br /&gt;Saudaraku, jujur saja, apa yang sudah kamu mulai bukan sesuatu yang remeh temeh, tetapi sebuah tradisi yang luar biasa. Kamu sudah menghidupkan kembali jalan atau tradisi para arifin. Seusai dengan konteks dan jaman yang kamu hadapi dan tentu kamu akan berusaha itu menjadi manfaat pada zamanmu dan bisa jadi kelak di kemudian hari. &lt;br /&gt;Dengan catatan ini saudaraku, aku mengingatkan bahwa dengan apa yang kamu lakukan menunjukkan bahwa dirimu adalah orang besar. “orang itu dilihat dari apa yang diperbuat” itu kata-kata yang muncul dalam film Batman. Maka belajarlah dari pada pendahulumu yang sebagian sudah aku sebut tadi sebelumnya. Belajarlah dari keberhasilannya, ujiannya, kepayahannya. &lt;br /&gt;Dengan catatan ini pula aku memberikan semangat kepadamu saudaraku, jangan ragu dan grogi. Mungkin di antara temanmu itu sudah menghasilkan best seller dan menghasilkan jutaan rupiah. Sekali lagi ingatlah bahwa yang kamu lakukan bukan sekedar membuat sesuatu yang layak jual dan benefit, jauh lebih dari itu yang kamu lakukan adalah membangun sebuah tradisi, sebuah peradaban. Apakah layak mengukur apa yang kamu lakukan dengan uang atau kesohoran belaka???&lt;br /&gt;Selamat dan Sukses mengikuti konferensi NLP Indonesia.&lt;br /&gt;Surabaya, 1 April 2011.&lt;br /&gt;Sedolormu, Sururi Arumbani&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5001208900710043301-8459644717741698560?l=kebijakanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/feeds/8459644717741698560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2011/04/buat-saudaraku-bagus-sujiwo-atau-lupeng.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/8459644717741698560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/8459644717741698560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2011/04/buat-saudaraku-bagus-sujiwo-atau-lupeng.html' title='Buat saudaraku Bagus Sujiwo atau Lupeng Magnum'/><author><name>KEBIJAKAN PENDIDIKAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08575408162122869131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5001208900710043301.post-6103698454582511731</id><published>2011-03-28T00:11:00.001+07:00</published><updated>2011-03-28T00:16:55.097+07:00</updated><title type='text'>Jadwal UAS SMP/MTs Surabaya 2011</title><content type='html'>Bagi yang belum mengetahui Jadwal Ujian Akhir Sekolah untuk tingkat  SMP/MTs tahun 2011,&lt;br /&gt;bisa diunduh dengan  mengklik &lt;a href="http://dispendik.surabaya.go.id/dispendik/download.php?id=download/berita/JADWAL UJIAN AKHIR SEKOLAH SMP_MTs 2011_jdwl_U_Sekolah_SMP.xls"&gt;ini&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5001208900710043301-6103698454582511731?l=kebijakanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/feeds/6103698454582511731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2011/03/jadwal-uas-smpmts-surabaya-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/6103698454582511731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/6103698454582511731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2011/03/jadwal-uas-smpmts-surabaya-2011.html' title='Jadwal UAS SMP/MTs Surabaya 2011'/><author><name>KEBIJAKAN PENDIDIKAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08575408162122869131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5001208900710043301.post-3682855192431039823</id><published>2011-03-27T23:55:00.000+07:00</published><updated>2011-03-27T23:57:19.758+07:00</updated><title type='text'>Lomba Karya Jurnalistik</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebagai rangkaian dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2011, Pusat Informasi san Humas Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Menyelenggarakan Lomba Penulisan Karya Jurnalistik Bidang Pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tema lomba yaitu: "Pendidikan Karakter untuk Membangun Peradaban Bangsa" Kriteria Lomba: &lt;a href="http://www.kemdiknas.go.id/list_announcement/lomba-jurnalis-2011.aspx"&gt;Berita selengkapnya&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5001208900710043301-3682855192431039823?l=kebijakanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/feeds/3682855192431039823/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2011/03/lomba-karya-jurnalistik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/3682855192431039823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/3682855192431039823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2011/03/lomba-karya-jurnalistik.html' title='Lomba Karya Jurnalistik'/><author><name>KEBIJAKAN PENDIDIKAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08575408162122869131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5001208900710043301.post-8308081449661327188</id><published>2011-03-27T23:49:00.002+07:00</published><updated>2011-03-27T23:51:07.431+07:00</updated><title type='text'>Hubungi Kami</title><content type='html'>Anda mempunyai artikel atau hasil penelitian yang hendak dibagi kepada teman-teman lain melalui blog ini, silakan hubungi kami di kangsururi@gmail.com &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;Semoga Bermanfaat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5001208900710043301-8308081449661327188?l=kebijakanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/feeds/8308081449661327188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2011/03/hubungi-kami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/8308081449661327188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/8308081449661327188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2011/03/hubungi-kami.html' title='Hubungi Kami'/><author><name>KEBIJAKAN PENDIDIKAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08575408162122869131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5001208900710043301.post-5546156765425799129</id><published>2010-10-25T23:19:00.001+07:00</published><updated>2010-10-25T23:23:07.847+07:00</updated><title type='text'>Pendapat Anda tentang pendidikan di Surabaya?</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;!-- Flisti Poll #7081 Begin--&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;div id="flisti-7081"&gt;&lt;form method="post" action="http://flisti.com/7081/vote"&gt;&lt;div style="font-weight: bold; margin-bottom: 10px"&gt;Menurut anda pendidikan di Surabaya sudah baik?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;label&gt;&lt;input name="answer" type="radio" value="24939"&gt; Sangat jelek&lt;/label&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;label&gt;&lt;input name="answer" type="radio" value="24940"&gt; Jelek&lt;/label&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;label&gt;&lt;input name="answer" type="radio" value="24941"&gt; Sedang&lt;/label&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;label&gt;&lt;input name="answer" type="radio" value="24942"&gt; Baik&lt;/label&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;label&gt;&lt;input name="answer" type="radio" value="24943"&gt; Sangat baik&lt;/label&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-top: 10px"&gt;&lt;input type="submit" value="Vote!" style="margin-bottom: 0px"&gt; or &lt;a href="http://flisti.com/7081/results"&gt;View Results&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;margin-top: 10px"&gt;&lt;a href="http://flisti.com"&gt;Create your own poll at Flisti.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/form&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;!-- Flisti Poll #7081 End --&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5001208900710043301-5546156765425799129?l=kebijakanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/feeds/5546156765425799129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2010/10/pendapat-anda-tentang-pendidikan-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/5546156765425799129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/5546156765425799129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2010/10/pendapat-anda-tentang-pendidikan-di.html' title='Pendapat Anda tentang pendidikan di Surabaya?'/><author><name>KEBIJAKAN PENDIDIKAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08575408162122869131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5001208900710043301.post-283335961067253642</id><published>2010-09-17T21:25:00.003+07:00</published><updated>2010-09-17T21:40:46.690+07:00</updated><title type='text'>Menjadi Mahasiswa Baru</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini, mungkin Anda adalah salah satu mahasiswa baru, entah dari perguruan tinggi negeri atau swasta. Yang jelas Anda mulai memasuki babak kehidupan baru, babak proses pembentukan diri yang ke sekian dari bertahap-tahap proses yang sudah terlewati. Anda sudah mulai mengenal masa orientasi pengenalan kampus. Anda mulai mengenal kehidupan kampus yang bisa jadi isinya ada diskusi, pacaran, demo, pertunjukan dan lain sebagainya. Tetapi yang jelas bahwa Anda adalah mahasiswa, ya siswa yang sudah maha...tidak ada lagi siswa lebih tinggi dari itu. Tetapi pernahkah Anda sadari bahwa menjadi mahasiswa justru harus menunjukkan sikap seperti padi yang rendah diri?? Sebagian dari kita terjebak, bahwa mahasiswa adalah status sosial tinggi, prestisius dengan berbagai asumsi kapasitas dan kapabilitas yang maha juga. Tak aneh jika ada mahasiswa yang sok pinter, sok keminter, sok ilmiah, dan sok-sok lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun ada juga sebagian dari kita, menyadari bahwa menjadi mahasiswa merupakan sebuah tuntutan akan keseriusan belajar. Sudah cukup matang dari umur, sudah cukup lama dari waktu untuk proses berlatih belajar. Maka ketika menjadi mahasiswa dituntut lebih mandiri, lebih bisa mengatur waktu sendiri, dan tentu lebih giat belajar.  Sayang sekali, kadang niat yang sudah tepat ini berbelok karena godaan jaman atau godaan janji wah, bahwa menjadi mahasiswa akan menjanjikan pekerjaan yang prestisius dan wah, menjanjikan masa depan yang lebih clink.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Padahal, menjadi mahasiswa adalah menjadi siswa yang sudah puncak, menjadi siswa yang "katok", jadi menjadi siswa yang sungguh-sungguh siswa, menjadi siswa sejati...pencari ilmu, penemu hikmah, penggali pengetahuan, penegak kebenaran dan tentu pelaku budi yang rendah hati sebagai siswa sejati, sebagai pencari sejati....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah...menjadi mahasiswa yang model seperti apa Anda??? tentu Anda sendiri yang akan mampu menjawab dan mengukirnya...tak perlu sebuah jawaban yang langsung, tetapi butuh jawaban yang panjang dan berproses menjadi sang "MAHA" siswa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5001208900710043301-283335961067253642?l=kebijakanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/feeds/283335961067253642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2010/09/menjadi-mahasiswa-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/283335961067253642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/283335961067253642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2010/09/menjadi-mahasiswa-baru.html' title='Menjadi Mahasiswa Baru'/><author><name>KEBIJAKAN PENDIDIKAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08575408162122869131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5001208900710043301.post-5877680661657693983</id><published>2009-11-06T08:49:00.002+07:00</published><updated>2009-11-06T08:57:21.327+07:00</updated><title type='text'>UNAS dan SMPTN</title><content type='html'>Mendiknas, M.Nuh mewacanakan mengintegrasikan SMPTN dengan UNAS SMA. Ide tersebut perlu mendapat apresiasi yang tinggi. Beberapa hal yang dapat dijadikan dasar pertimbangannya;(a) siswa kelas 12 (3) mempunyai beban dan harus mengikuti proses yang melelahkan untuk mencapai seleksi masuk perguruan tinggi negeri. UNAS dengan target-target yang dirasa berat,serta masih harus memikirkan SMPTN,(b) biaya yang menyertai proses tersebut tentu menjadi berat bagi orang tua,(c) standar yang masih terdikotomi, artinya lulus UNAS tidak menjadi jaminan masuk PTN, karena PTN mempunyai standar tersendiri. Jika UNAS tidak punya relevansi dengan masuk PTN, maka UNAS hanya menjadi beban siswa dan beban negara dari sisi anggaran,(d) ditemukan beberap fakta adanya kecurangan yang dilakukan oleh oknum guru untuk berjuang bagi muridnya agar lulus UNAS,sementara ketika SMPTN itu tidak bisa dilakukan. Artinya bisa terjadi siswa yang mendapat nilai UNAS tinggi tetapi tidak bisa lolos seleksi SMPTN. Tentu ini akan ironis dimata masyarakat.&lt;br /&gt;Oleh karena usaha untuk mengintegrasikan sistem standarisasi kelulusan dan seleksi masuk perguruan tinggi perlu diapresisasi dan didorong segera terwujud. Sehingga diharapkan akan mampu menyeleksi siswa yang benar-benar layak masuk PTN, sekaligus layak memenuhi standar nasional kelulusan.&lt;br /&gt;Semoga&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5001208900710043301-5877680661657693983?l=kebijakanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/feeds/5877680661657693983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2009/11/unas-dan-smptn.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/5877680661657693983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/5877680661657693983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2009/11/unas-dan-smptn.html' title='UNAS dan SMPTN'/><author><name>KEBIJAKAN PENDIDIKAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08575408162122869131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5001208900710043301.post-2119836112339647172</id><published>2009-06-29T11:06:00.002+07:00</published><updated>2009-06-29T11:28:49.726+07:00</updated><title type='text'>SEKOLAH GRATIS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_YGzsVOBl0oo/Skg964rypuI/AAAAAAAAABo/kZgFxHviDtU/s1600-h/sekolah-gratis.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 169px; height: 169px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YGzsVOBl0oo/Skg964rypuI/AAAAAAAAABo/kZgFxHviDtU/s200/sekolah-gratis.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352596238987601634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Anda  tentu sering melihat iklan ini ditelevisi. Ya iklan sekolah gratis. Dan  diharapkan semua masyarakat dapat sekolah gratis. Sekolah harus bisa (he he kok kaya bahasa iklannya SBY). Tapi benarkah kebijakan sekolah gratis tersebut merupakan kebijakan yang tepat atau harus diambil??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata gratis merupakan kata yang diperdebatkan. Sebagian berkata, "Ah, masak bisa sekolah gratis?". sedangkan yang lain, "Memang seharusnya sekolah gratis, kan semua uang dari rakyat?!". Bagi mereka pengelola sekolah, bergumam, "semakin berat saja, apa ya bisa pemerintah memenuhi semua kebutuhan sekolah?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai komentar muncul beragam. Intinya ada yang setuju, ragu-ragu dan tidak setuju. Memang demikianlah setiap kebijakan akan menuai berbagai respon dan reaksi. Pemerintah memberikan layanan pendidikan yang merata kepada masyarakat adalah sebuah kewajiban. Terlebih dalam UU No.20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ada program wajib belajar. Oleh karena wajib belajar, maka pemerintah wajib menyediakan pendidikan tersebut sehingga dapat diakses oleh semua lapisan. Dengan demikian sekolah gratis sebenarnya adalah bentuk semangat undang-undang tersebut. Namun demikian kebijakan atau program sekolah gratis (khususnya buat sekolah negeri, SD dan SMP) masih mengundang sejumlah pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah pemerintah benar-benar sudah menghitung kebutuhan dan kemampuan untuk melaksanakan kebijakan tersebut. Tidak murah dan mudah menyediakan berbagai kebutuhan sekolah SD dan SMP negeri di seluruh Indonesia. Berapa anggaran untuk itu semua? Sekarang saja masih sering ditemukan pembayaran gaji di daerah-daerah terlambat atau pembayaran tunjangan sertifikasi yang molor. Sungguh sekolah gratis..tis sulit dengan dasar pertimbangan ekonomi biaya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan kedua adalah efek atau dampak yang tidak sengaja (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;unintended&lt;/span&gt;), baik bagi sekolah swasta maupun bagi masyarakat atau bahkan bagi kualitas pendidikan kita. Sekolah swasta juga merupakan lembaga yang berjasa dalam mencerdaskan bangsa. Selama ini mereka dengan segala kemampuannya memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat. Ada yang bagus, biasa, sangat bagus dan kurang bagus. Bila kebijakan tersebut diterapkan, maka sekolah-sekolah swasta yang biasa-biasa saja bisa ditutup, karena tidak ada peminat. Atau mereka akan menjadi sasaran reaksi masyarakat karena pemahaman tentang "sekolah gratis". Di sisi lain, dengan gratis tentu saya ragu bisa menghasilkan kualitas yang baik. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jer basuki mowo beo&lt;/span&gt;. Jika gratis tis, tentu akan berdampak psikologis. "Wong sekolah gratis saja kok...ndak usah serius". Kalau sebaliknya, "mumpung gratis ya sekolah yang bener,". Kesannya adalah menjadi murahan sekolah kita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua itu, yang penting adalah; jangan sampai masyarakat tersesat dengan kata-kata "GRATIS", kedua pemerintah perlu memikirkan biaya ekonomis serta dampak yang sebenarnya merupakan biaya yang harus ditanggung oleh semua pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah gratis ..tis? Susah deh...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5001208900710043301-2119836112339647172?l=kebijakanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/feeds/2119836112339647172/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2009/06/sekolah-gratis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/2119836112339647172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/2119836112339647172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2009/06/sekolah-gratis.html' title='SEKOLAH GRATIS'/><author><name>KEBIJAKAN PENDIDIKAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08575408162122869131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YGzsVOBl0oo/Skg964rypuI/AAAAAAAAABo/kZgFxHviDtU/s72-c/sekolah-gratis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5001208900710043301.post-5218960808905462356</id><published>2009-06-27T17:32:00.000+07:00</published><updated>2009-06-27T17:49:06.274+07:00</updated><title type='text'>Soal Penerimaan Siswa Baru</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_YGzsVOBl0oo/SkX2yd-TDDI/AAAAAAAAAAM/HyI-9fVktEk/s1600-h/outbound-1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351955079099518002" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 141px; CURSOR: hand; HEIGHT: 149px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_YGzsVOBl0oo/SkX2yd-TDDI/AAAAAAAAAAM/HyI-9fVktEk/s200/outbound-1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Surabaya. Dengan sistem pendaftaran siswa baru secara online, di satu sisi berusaha untuk menyederhanakan proses serta mempersingkat pekerjaan yang sebelumnya bisa lama. Tetapi pada nyatanya itu masih belum bisa terwujud. Akibat melebihinya jumlah pendaftar online, maka jaringan menjadi over, sehingga tidak bisa berjalan lancar. Pendaftaran manual akhirnya dilakukan. Dan itu juga menambah waktu menjadi lebih lama lagi, karena diundur. Dus apa yang menjadi sasaran program PSB online tidak tercapai. Keserdahanaan yang dikehendaki tidak terwujud, karena toh pada akhirnya cara manual tetap dilakukan atau tidak banyak orang tua atau siswa yang akrab dengan internet. Tujaun mempersingkat nyatanya menjadi lama, karena waktunya ditunda akibat gagal sistem yang diterapkan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Persoalan utamanya selalu berkisar pada dua hal tersebut. Soal ovrload seharusnya sudah diantisipasi jauh-jauh hari, karena itu pasti terjadi. Bandingkan ketika psb-online running pada hari biasa, lancar sekali, tetapi ketika saat pendaftaran pasti berjubel pengguna ingin masuk. Dan itu jelas bisa diduga atau di"pastikan". &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Demikian pula soal keakraban. Bisa sebaliknya semakin tahun semakin meningkat keakraban masyarakat dengan internet. Dus makin banyak saja yang berusaha mengakses pendaftaran melalui internet. Jadi sebenarnya sederhana, bagaimana mengatasi masalah overload tersebut pada saat-saat pendaftaran saja? sedangkan ketika tidak pendaftaran, jadi cepat sekali aksesnya. Mudah bukan? Tapi sulit rasanya dilakukan perubahan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5001208900710043301-5218960808905462356?l=kebijakanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/feeds/5218960808905462356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2009/06/soal-penerimaan-siswa-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/5218960808905462356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/5218960808905462356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2009/06/soal-penerimaan-siswa-baru.html' title='Soal Penerimaan Siswa Baru'/><author><name>KEBIJAKAN PENDIDIKAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08575408162122869131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YGzsVOBl0oo/SkX2yd-TDDI/AAAAAAAAAAM/HyI-9fVktEk/s72-c/outbound-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5001208900710043301.post-3704585488072334789</id><published>2009-06-27T11:49:00.000+07:00</published><updated>2009-06-27T11:53:01.094+07:00</updated><title type='text'>Silakan Bergabung</title><content type='html'>Anda peduli dengan pendidikan ? dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah ? mari kita berdiskusi saling bertukar wawasan, informasi. Semoga bermanfaat bagi kita semua.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5001208900710043301-3704585488072334789?l=kebijakanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/feeds/3704585488072334789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2009/06/silakan-bergabung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/3704585488072334789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5001208900710043301/posts/default/3704585488072334789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kebijakanpendidikan.blogspot.com/2009/06/silakan-bergabung.html' title='Silakan Bergabung'/><author><name>KEBIJAKAN PENDIDIKAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08575408162122869131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
